Apresiasi Pada Malam Penghargaan UNPAR

MPU
Dari kiri atas searah jarum jam: Antonius, Samuel, Aldo, dan Leo

Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, Lembaga Kepresidenan Mahasiswa Unpar kembali menggelar acara Malam Penghargaan Unpar (MPU). Kali ini acara diadakan di Bumi Sangkuriang Ciumbuleuit dengan tema garden party. Acara tahunan ini bertujuan untuk memberikan apresisasi kepada mahasiswa-mahasiswa Unpar yang berprestasi di bidang akademik dan non-akademik. Tahun ini, empat orang mahasiswa Teknik Informatika berhasil meraih penghargaan di bidang akademik, yaitu Leo Vincentius Irawan, Samuel Halimanto, Adrian Aldo Bagaskara, dan Antonius.

Penghargaan yang diterima keempat mahasiswa Teknik Informatika Unpar tersebut diraih berkat prestasi yang mereka raih. Samuel Halimanto, Adrian Aldo Bagaskara, dan Antonius adalah tiga mahasiswa yang berkali-kali mewakili prodi Teknik Informatika Unpar dalam kompetisi pemrograman tingkat perguruan tinggi baik di dalam maupun luar negri. Prestasi puncak yang mereka raih adalah pada keikutsertaannya pada ACM ICPC Asia Singapore Regional Site di NUS, di mana tim mereka mencapai peringkat ke-30 di Asia. Harus diingat bahwa peringkat-peringkat di atas tim kita ditempati oleh tim dari perguruan tinggi terbaik di Asia seperti NUS dan NTU dari Singapura, Shanghai Jiao Tong dari Cina, dsb. Untuk tingkat Indonesia hanya ada 3 tim di atas tim Unpar yaitu 2 tim dari UI dan 1 tim dari ITB. Dengan prestasi ini berarti tim Unpar adalah tim dari perguruan tinggi swasta terbaik di Indonesia (lihat peringkat selengkapnya).

Leo Vincentius Irawan adalah mahasiswa Teknik Informatika Unpar yang pada tahun 2015 berhasil meraih peringkat ke-2 Cisco Networking Academy NetRiders Asia Pacific and Japan 2015 CCENT Competition (berita lengkap di sini). Kompetisi ini setiap tahun diadakan oleh Cisco Networking Academy, penyedia teknologi jaringan komputer terbesar di dunia yang juga memberikan sertifikasi keahlian dalam bidang jaringan komputer. Pada kompetisi ini para peserta akan diuji kemampuannya dalam menangani permasalahan jaringan komputer menggunakan teknologi Cisco.

Penghargaan ini adalah mimpi yang terwujud, demikian kira-kira komentar salah satu penerima penghargaan, Samuel Halimanto, jika ditanya pendapatnya. Pasalnya Sammy, demikian ia akrab dipanggil, sudah mengikuti ajang kompetisi pemrograman sejak tahun 2013. Salah satu mimpinya adalah berhasil mengharumkan nama Unpar lewat prestasi di ajang seperti ini. Akhirnya mimpi ini terwujud lewat kerja keras belajar dan berlatih pemrograman.

Untuk keempat mahasiswa penerima penghargaan selamat atas prestasinya dan terima kasih atas kerja kerasnya yang membanggakan Teknik Informatika Unpar. Semoga prestasi ini menjadi cambuk bagi segenap civitas academica Teknik Informatika Unpar agar berani bermimpi dan berani berjuang mewujudkan mimpi tersebut.

by Joanna Helga & Thomas Anung Basuki