Dosen Meraih Penghargaan Makalah Terbaik Pada Seminar Nasional SISFOTEK 2017

Pada tanggal 23 September 2017 bertempat di Padang, Sumatera Barat, diselenggarakan Seminar Nasional Sistem Informasi dan Teknologi  (SISFOTEK). Pada tahun ini SIFOTEK diadakan dengan tema Cloud Computing and Big Data for Technopreneurship. Di kesempatan ini, dua dosen program studi Informatika UNPAR Gede Karya, S.T., M.T., CISA, IPM dan Dr. Ir. Veronica Sri Moertini, M.T., ikut serta dengan mendaftarkan makalah yang ditulis bersama dengan judul “Eksplorasi Teknologi Big Data untuk Sistem Aplikasi Berbasis Komunitas, Studi Kasus: Aplikasi Pembukuan UMK.” Dan pada kesempatan yang sama, dua dosen tersebut meraih penghargaan Makalah Terbaik 1.

Gede Karya, S.T., M.T., CISA, IPM, atau yang sering disapa Pak Gede, merupakan dosen yang telah lama mengabdi di program studi Informatika UNPAR. Beliau memperoleh gelar sarjana dan magister dari Institut Teknologi Bandung (ITB), dan saat ini sedang bertugas belajar mengambil gelar doktor di ITB juga. Beliau memiliki keahlian dalam bidang Enterprise Information System, IT Governance and Audit, dan Mobile Cloud Application. Mata kuliah-mata kuliah yang pernah diajar oleh beliau seiring dengan bidang keahliannya yaitu: Strategi Sistem Informasi dan Enterprise Architecture (EA), Pengendalian dan Audit Sistem/ Teknologi Informasi, Sistem Aplikasi Telematika, dan Pemrograman Aplikasi Bergerak (Mobile). Bidang penelitian yang beliau tekuni saat ini antara lain: pengembangan aplikasi berbasis Mobile Cloud, Big Data Processing menggunakan teknologi Hadoop dan ekosistemnya, Enterprise Application Integration (EAI), Business Inteligent (BI) menggunakan teknologi Pentaho, otomasi pengujian aplikasi web enterprise, serta audit sistem informasi berskala enterprise.

Dr. Ir. Veronica Sri Moertini, M.T., atau yang sering akrab disapa Bu Vero, juga merupakan dosen yang telah lama mengabdi di program studi Informatika UNPAR. Beliau memperoleh ketiga gelar akademiknya (sarjana, magister dan doktor) dari Institut Teknologi Bandung. Beliau memiliki keahlian dalam bidang Sistem Informasi, Business Intelligent, dan Data Mining. Mata kuliah-mata kuliah yang diajar oleh beliau di antaranya: Business IntelligentData Mining, dan Proyek Sistem Informasi. Pada salah satu mata kuliah yang diajarnya, beliau sering mengajak banyak mahasiswa untuk terjun ke dunia kerja. Beliau telah banyak menghasilkan makalah-makalah ilmiah yang dipublikasikan pada jurnal nasional dan internasional serta buku, dan banyak dirujuk pula oleh para peneliti lainnya. Hasil penelitiannya dapat diunduh melalui Google Scholar.

SISFOTEK 2017 merupakan seminar nasional tahunan yang diadakan oleh Organisasi Profesi Ikatan Ahli Informatika Indonesia (IAII) dan kali ini diadakan oleh IAII DPW Sumatra Barat. Bidang kajian yang dipresentasikan pada seminar ini di antaranya Sistem Enterprise, Sistem Informasi Manajemen, Data dan Diseminasi Informasi, Rekayasa Sistem Informasi, Keamanan Teknologi Informasi, serta Teknologi dan Komputer. Pada seminar ini hadir dua pembicara utama yaitu Dr. Onno W. Purbo dan Dr. Masnadi. Dr. Onno adalah  seorang pakar di bidang teknologi informasi. Beliau menyajikan materi mengenai Cloud Computing serta keamanannyanya. Sedangkan Dr. Masnadi adalah seorang pakar di bidang Data Mining. Beliau menyajikan materi mengenai Big Data serta penerapannya secara praktis. Seminar ini diadakan selama dua hari dari tanggal 23 hingga 24 September 2017. Hari pertama dari seminar ini diisi dengan pelaksanaan seminar pada umumnya. Sedangkan pada hari kedua diadakan one day tour, yaitu paket wisata untuk mengenalkan keindahan alam ranah Minang Kabau. Tempat-tempat yang dikunjungi pada wisata ini di antaranya: Jam Gadang di Bukittinggi, Kawasan Wisata Bahari Mandeh di Pesisir Selatan, serta Istana Pagaruyuang di Barusangkar, Tanah Datar.

Pada SISFOTEK 2017 ini, Pak Gede dan Bu Vero menulis makalah yang berisi penelitian mengenai Teknologi Big Data dan penerapannya pada pembukuan Unit Mikro dan Kecil (UMK). Pada penelitian sebelumnya telah dikembangkan aplikasi pembukuan untuk UMK berbasis Mobile Cloud. Dengan populasi usaha mikro sebanyak 55,1 juta unit, maka aplikasi pembukuan UMK akan berpotensi digunakan oleh banyak user. Dengan banyaknya user maka layanan akan mengelola data dalam jumlah besar. Oleh karena itu, perlu dipersiapkan teknologi Big Data Processing untuk menjamin availabilitas dan reliabilitas layanan kepada user. Penelitian Pak Gede dan Bu Vero  ini berfokus pada eksplorasi teknologi Big Data Hadoop yang saat ini banyak diterapkan untuk aplikasi komunitas seperti: Google, Facebook, Twitter, dan Amazon.  Hasil studi menunjukkan bahwa Hadoop dapat diadopsi pada aplikasi pembukuan UMK khususnya HBase.

by Claudio Franciscus

X