Pengajaran

Pengajaran di Program Studi Teknik Informatika dapat memiliki 3 bentuk berbeda, yaitu:

  • Kuliah, di mana dosen memberikan materi perkuliahan.
  • Responsi, yang lebih berfokus pada pemberian soal latihan, pengerjaan oleh mahasiswa, dan pembahasan oleh dosen bersama-sama dengan mahasiswa. Responsi ini tidak dimiliki setiap kuliah; hanya kuliah-kuliah yang membutuhkan banyak latihan dan pembimbingan dosen yang memiliki responsi.
  • Praktikum, dalam hal ini merupakan praktikum di laboratorium komputasi. Praktikum hanya dimiliki oleh beberapa kuliah yang terkait pemrograman komputer. Untuk mendukung pencapaian kompetensi utama lulusan, yaitu kemampuan menyelesaikan permasalahan dengan membangun perangkat lunak (program komputer), mahasiswa mempraktekkan teori yang didapatnya di kuliah dengan membuat program komputer.

Beberapa kuliah memiliki bentuk khusus, misalnya kuliah proyek, yaitu Proyek Sistem Informasi dan Proyek Informatika, dan kuliah Skripsi. Pada kuliah khusus ini, perkuliahan biasanya hanya diadakan beberapa kali saja, karena fokus kuliah adalah melatih mahasiswa untuk bekerja mandiri menyelesaikan masalah dengan membuat perangkat lunak, dan juga melaporkan hasilnya secara lisan maupun tertulis.

Pengajaran di program studi ini memiliki fokus penting berikut:

  • Bahan ajar
    Setiap dosen mempersiapkan bahan ajar ini dengan serius, mulai dari menentukan buku referensi, merancang sistematika pengajaran, sampai membuat slide yang berisikan materi perkuliahan. Untuk memudahkan akses mahasiswa pada bahan ajar ini, digunakan teknologi E-Learning, di mana semua bahan ajar dapat diunduh oleh mahasiswa.
    Agar perkuliahan berjalan lancar, pada pertemuan pertama kuliah, hal mendasar terkait pelaksanaan perkuliahan, dijelaskan kepada mahasiswa. Hal ini mencakup materi yang akan dibahas tiap pertemuan, buku referensi, maupun aturan yang berlaku di kuliah tersebut.
  • Keaktifan mahasiswa
    Karena mahasiswa program studi ini memiliki bakat, minat, dan kemampuan yang berbeda-beda, dosen sangat mendukung keaktifan mahasiswa di kelas, untuk mencapai pemahaman yang sama tentang suatu materi. Ini dilakukan dengan cara:

    • Diadakannya diskusi kelompok untuk membahas masalah tertentu. Dalam diskusi ini, mahasiswa diminta aktif untuk memberikan pendapat dan belajar dari rekan sekelompoknya. Hasil diskusi tiap kelompok akan dipresentasikan, agar dapat dijadikan pengetahuan baru bagi kelompok lain, dan juga dibahas bersama dosen.
    • Pemberian soal latihan, yang dapat diselesaikan secara perorangan maupun kelompok. Mahasiswa diminta untuk aktif dalam mengerjakan soal-soal ini. Dengan berkelompok, mahasiswa yang kemampuannya kurang, dapat juga belajar dari mahasiswa lain. Di akhir sesi, hasil pengerjaan soal akan dibahas oleh dosen, dengan didukung oleh partisipasi mahasiswa.
  • Kesiapan menghadapi ujian
    Ujian tiap mata kuliah diadakan sebanyak 2 kali, yaitu Ujian Tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester (UAS). Untuk membantu mahasiswa mempersiapkan diri, dosen memberikan review materi sebelum ujian berlangsung, di mana mahasiswa diberikan waktu untuk bertanya jika ada materi yang belum dimengerti.
    Dosen juga memberikan kuis, untuk membantu mahasiswa mempersiapkan diri. Melalui kuis ini, mahasiswa mendapatkan gambaran tentang apa yang akan dihadapinya saat ujian nanti.
X