Skripsi

Informasi Umum

Informasi umum terkait mata kuliah jalur skripsi diberikan di bagian-bagian berikut ini.

Latar Belakang

Jalur kuliah skripsi adalah bentuk implementasi secara mandiri yang komprehensif dari keseluruhan materi kuliah yang didapat mahasiswa selama berkuliah 4 tahun atau lebih. Jalur ini terdiri atas kuliah Skripsi 1 dan 2. Kedua kuliah ini dapat diambil di semester yang sama maupun berbeda.

Mata Kuliah dan Beban SKS

Kuliah Skripsi 1 memiliki beban 4 sks, sedangkan Skripsi 2 memiliki beban 6 sks. Mata kuliah tidak dianggap sebagai kuliah terakhir sehingga dapat diambil walaupun mahasiswa belum lulus kuliah-kuliah lain, selama syarat terpenuhi. Syarat-syarat ini dijelaskan di bagian berikutnya.

Deskripsi Perkuliahan

Mata kuliah skripsi berbeda dengan mata kuliah lain; pada kuliah ini sebagian besar materi didapat mahasiswa di luar kelas, yaitu melalui studi literatur, pengujian, maupun dosen pembimbing. Dalam satu semester, diadakan paling banyak 3 kali pertemuan di kelas dengan dosen koordinator skripsi yang pada dasarnya berisikan petunjuk pelaksanaan skripsi, pemberian pengumuman, dan petunjuk singkat dalam melakukan presentasi. Pada waktu tertentu diadakan seminar internal yang umumnya diberikan oleh dosen, untuk memberi pengetahuan bagaimana penelitian dilakukan dan bagaimana menyajikan hasilnya dalam bentuk presentasi.

Kompetensi

Kompetensi yang disasar oleh jalur kuliah skripsi dibagi menjadi 3, yaitu kompetensi utama, pendukung, dan tambahan. Kompetensi utama yang disasar adalah sebagai berikut:

  • Mampu secara kreatif dan inovatif memformulasikan pemecahan masalah dengan memanfaatkan teknik komputasi dan teknologi informasi
  • Mampu membuat program untuk mengimplementasikan pemecahan masalah
  • Mampu mengkomunikasikan ide/gagasan/pemikiran di bidang informatika secara tertulis maupun verbal

Kompetensi pendukung yang disasar adalah mampu belajar dan bekerja mandiri dalam memecahkan masalah.

Kompetensi tambahan yang disasar adalah mampu mengikuti aturan perkuliahan skripsi dengan disiplin.

Alur Mata Kuliah Jalur Skripsi

Pengambilan kuliah jalur skripsi dapat dilakukan dengan 2 cara: Skripsi 1 dan 2 diambil di semester yang berbeda, dan Skripsi 1 dan 2 diambil bersamaan. Prasyarat pengambilan jalur kuliah skripsi ini adalah sebagai berikut:

  • Mahasiswa sudah lulus 108 sks dan sudah lulus kuliah AIF 302 Penulisan Ilmiah. Skripsi 2 dapat diambil setelah lulus Skripsi 1.
  • Mahasiswa sudah lulus 124 sks dan sudah lulus kuliah AIF 302 Penulisan Ilmiah, jika kuliah Skripsi 1 diambil bersamaan dengan kuliah Skripsi 2.

Secara umum, langkah awal yang harus dilakukan mahasiswa untuk mengambil kuliah jalur skripsi adalah memilih suatu topik. Topik ini umumnya disediakan oleh dosen, namun mahasiswa juga diperkenankan untuk mengajukan topiknya sendiri. Industri/organisasi di luar program studi juga dapat mengajukan topik, namun pengajuan ini harus dilakukan dosen di dalam program studi. Dosen pengusul topik skripsi akan otomatis menjadi pembimbing tunggal skripsi bagi mahasiswa yang memilih topik tersebut. Jika diajukan oleh dua dosen, maka seorang dosen akan menjadi pembimbing utama, dan dosen lainnya akan menjadi pembimbing serta.

Suatu topik skripsi yang sudah diambil mahasiswa dalam kuliah Skripsi 1 atau 2, memiliki masa kadaluarsa, yang diatur sebagai berikut:

  • Kuliah Skripsi 1 dan 2 dapat diulang maksimum 1 kali dengan topik yang sama. Rapat jurusan diadakan untuk memutuskan apakah seorang mahasiswa boleh mengulang Skripsi 1 atau 2. Hal yang dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan adalah sejauh mana kemajuan mahasiswa dalam pengerjaan skripsi dan sebaik apa proses bimbingan yang telah dilaksanakan.
  • Jeda antara kelulusan kuliah Skripsi 1 dengan pengambilan pertama kuliah Skripsi 2 dengan topik yang sama adalah maksimum 1 semester.

Penyelenggaraan Kuliah Jalur Skripsi

Penyelenggaraan kuliah jalur skripsi ditentukan sebagai berikut:

  • Mata kuliah Tugas akhir diselenggarakan pada semester ganjil dan semester genap.
  • Koordinasi penyelenggaraan mata kuliah ini dilakukan oleh seorang dosen koordinator yang dipegang oleh ketua atau sekretaris program studi, yang tugasnya adalah sebagai berikut:
    • Mengurus masalah administrasi perkuliahan
    • Menyusun jadwal ujian tugas akhir
    • Mensosialisasikan aturan tugas akhir
    • Mendokumentasikan topik tugas akhir mahasiswa
    • Memonitor proses bimbingan dan prasyarat lain untuk ujian.
    • Merekapitulasi nilai akhir tugas akhir untuk diserahkan ke tata usaha fakultas.
  • Dosen koordinator memiliki bagian penilaian dalam penilaian skripsi, yang juga berkontribusi pada nilai akhir kuliah Skripsi 1 maupun 2. Persentase nilai yang diberikan koordinator adalah 10%. Nilai ini berupa nilai kedisiplinan yang ditentukan berdasarkan bagaimana mahasiswa bersikap disiplin dan mematuhi aturan kuliah Skripsi 1 dan 2.
  • Mahasiswa mendapatkan kartu bimbingan yang berguna untuk memantau kemajuan serta proses pelaksanaan bimbingan

Pelaksanaan Bimbingan Skripsi

Petunjuk pelaksanaan bimbingan skripsi adalah sebagai berikut:

  • Mahasiswa melakukan proses bimbingan dengan dosen pembimbing pada waktu yang telah disepakati bersama.
  • Selama satu semester, mahasiswa disarankan melakukan proses bimbingan 4-8 kali. Proses ini dibuktikan dengan pengisian dan penandatanganan kartu bimbingan oleh dosen pembimbing.
  • Dosen pembimbing dapat menolak permohonan ujian skripsi jika ternyata proses bimbingan yang tercatat kurang dari batas minimal atau mahasiswa dinilai tidak memiliki kemajuan yang ditargetkan
  • Jika timbul halangan untuk waktu yang cukup lama sehingga proses bimbingan terganggu, mahasiswa diwajibkan segera melapor ke dosen pembimbing dan koordinator skripsi

Topik Skripsi

Panduan terkait topik skripsi dijelaskan dalam bagian-bagian berikut.

Jenis Topik Skripsi

Ketentuan topik skripsi adalah sebagai berikut:

  • Topik skripsi dapat berupa bagian penelitian dosen, ide dari dosen, ide dari mahasiswa, dan permasalahan organisasi/industri.
  • Jika topik merupakan permasalahan organisasi/industri, maka skripsi akan dikerjakan dengan bekerja sama dengan pihak organisasi/industri yang bersangkutan.
  • Topik skripsi harus menghasilkan program komputer.

Seleksi Topik Skripsi

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, topik skripsi umumnya disediakan oleh dosen. Namun, mahasiswa maupun organisasi/industri juga dapat mengajukan topik. Topik-topik ini akan diseleksi dengan cara berikut ini:

  • Setiap dosen mempresentasikan topik yang diajukannya di rapat jurusan dan rapat memutuskan kelayakannya
  • Jika mahasiswa mengajukan topiknya sendiri, mahasiswa harus mencari calon dosen pembimbing dan mendiskusikannya terlebih dahulu. Jika calon dosen pembimbing setuju dengan topik tersebut, calon dosen pembimbing tersebut mempresentasikan topik dari mahasiswa ini di dalam rapat jurusan dan rapat jurusan memutuskan kelayakannya
  • Topik dari organisasi/industri di luar program studi juga dipresentasikan oleh dosen dan rapat jurusan memutuskan kelayakannya
  • Topik yang sudah disetujui di dalam rapat jurusan akan diberi kode oleh dosen koordinator. Format kode topik adalah 3 huruf inisial dosen, diikuti dengan nomor semester (semester nomor 1 adalah Semester Ganjil 1996/1997), lalu diikuti nomor urut topik, tanpa spasi.
  • Topik yang tidak diambil oleh mahasiswa di suatu semester, dapat diajukan lagi di semester berikutnya. Dalam hal ini, kode skripsi akan berubah sesuai dengan semester saat topik tersebut diajukan kembali dan nomor urut yang akan berlaku di semester tersebut.

Pemilihan dan Pendaftaran Topik Skripsi

Setelah rapat jurusan selesai memutuskan topik mana saja yang dapat dijadikan topik skripsi, langkahlangkah berikut dilakukan:

  • Dosen koordinator skripsi mengumumkan topik skripsi dengan deskripsi yang lengkap. Pengumuman diberikan melalui mailing list seluruh mahasiswa dan peserta kuliah Skripsi 1 dan 2. Pengumuman juga diberikan di kelas mata kuliah tertentu, misalnya kuliah Penulisan Ilmiah.
  • Mahasiswa dapat memilih topik yang diminatinya, dan mendiskusikannya dengan dosen wali akademik, yang mengetahui prestasi mahasiswa sejak awal kuliah.
  • Mahasiswa dapat juga mendiskusikan topik yang ingin dipilihnya dengan dosen pengusul topik tersebut, dengan lebih terperinci.
  • Jika mahasiswa sudah memutuskan untuk mengambil topik tertentu, maka topik yang dipilih didaftarkan langsung ke dosen koordinator bersamaan dengan pendaftaran kuliah Skripsi 1 atau 2.
X