Testimoni Alumni: Keenan Adiwijaya Leman

Menjadi mahasiswa di Teknik Informatika UNPAR selama empat tahun memberikan pengalaman yang menarik untuk saya. Pengalaman-pengalaman ini saya alami baik pada saat perkuliahan di dalam kelas, maupun di luar kelas.

Pengalaman menarik dan unik pertama yang saya alami adalah ketika saya pertama kali mengikuti perkuliahan di semester satu. Pada saat itu, saya terkejut karena kuliah pada semester satu sudah cukup sulit materinya. Selain itu, tugas yang diberikan di perkuliahan juga cukup banyak. Ternyata hal ini cukup positif karena dapat membantu saya untuk lebih terbiasa dalam menjalani perkuliahan di semester-semester selanjutnya.

Saya juga menemukan bahwa Teknik Informatika UNPAR mempersiapkan lulusannya untuk dapat menjadi pribadi yang jujur dan disiplin. Hal ini terlihat baik di dalam maupun di luar kelas. Di dalam kelas hal ini ditunjukkan dalam ketegasan dosen-dosen dalam memberikan tindakan kepada mahasiswa yang bersikap tidak jujur atau tidak disiplin. Di luar kelas, mahasiswa dididik untuk dapat selalu disiplin dalam berbagai hal, misalnya terkait dengan pengisian FRS ataupun urusan lainnya.

Hal lainnya yang saya peroleh saat menjadi mahasiswa di Teknik Informatika UNPAR adalah kesempatan untuk mengikuti berbagai kompetisi pemrograman ACM ICPC (ACM International Collegiate Programming Contest) di bawah bimbingan Ibu Joanna Helga. Sebagai anggota tim inti di kompetisi, saya dituntut untuk selalu disiplin berlatih. Hasilnya, tim saya beberapa kali menjadi 10 besar nasional di ajang ini. Berkat bimbingan pelatih, serta kerja keras dan kedisiplinan saya berlatih, saya juga diberikan kesempatan untuk mewakili UNPAR dalam ACM ICPC Regional Asia di Manila, Filipina.

Melalui berbagai pengalaman tersebut, saya simpulkan bahwa menjadi mahasiswa UNPAR membutuhkan kerja keras dan manajemen waktu yang baik. Tapi, apabila kita menjalani proses yang ada dengan sungguh-sungguh, maka kita akan mendapatkan reward yang sesuai. Saya tidak hanya mendapatkan ilmu dan teman, tetapi juga pengalaman-pengalaman berharga.

by Keenan Adiwijaya Leman