Tantangan Bebras Indonesia 2026 akan segera diselenggarakan dalam waktu kurang dari satu bulan. Tantangan ini ditujukan bagi siswa SD hingga SMA untuk mengukur kemampuan berpikir komputasional (computational thinking). Bebras sendiri merupakan inisiatif internasional yang mempromosikan computational thinking dan informatika kepada siswa sekolah di seluruh dunia.
Program Studi Informatika UNPAR turut berkontribusi dalam penyelenggaraan tantangan ini melalui tiga dosennya, yaitu Husnul Hakim, S.Kom., M.T., Vania Natali, S.Kom., M.T., dan Natalia, S.Si., M.Si. Ketiganya tergabung dalam tim yang mempersiapkan soal Tantangan Bebras Indonesia, mulai dari pengunggahan dan penerjemahan soal hingga perbaikan soal agar memenuhi standar internasional.
Selain mempersiapkan soal, ketiga dosen tersebut bersama Mariskha Tri Adithia, S.Si., M.Sc., PDEng dan Lionov, S.Kom., M.Sc., Ph.D. juga mengusulkan soal untuk Bebras tingkat internasional. Soal-soal usulan dari seluruh dunia diseleksi dalam International Bebras Workshop yang berlangsung di Cambridge pada Mei 2026. Dalam forum tersebut, Husnul Hakim, selaku Ketua Tim Soal Bebras Indonesia, hadir sebagai delegasi tunggal Indonesia. Dari empat soal yang diusulkan tim UNPAR, tiga soal berhasil lolos seleksi dan dapat digunakan oleh seluruh negara anggota Bebras di dunia.

Kontribusi di tingkat nasional maupun internasional ini menunjukkan peran dan reputasi Informatika UNPAR dalam pendidikan informatika secara global.


